Berita Daerah

Jelang Panen Raya, Kapolsek Tanah Jawa Tinjau 50 Hektare Lahan Jagung PTPN IV 

217
×

Jelang Panen Raya, Kapolsek Tanah Jawa Tinjau 50 Hektare Lahan Jagung PTPN IV 

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra SH MH, turun langsung meninjau lahan perkebunan jagung milik PTPN IV Kebun Dosin guna memastikan kesiapan menjelang panen raya yang dijadwalkan berlangsung awal Februari 2026. Pengecekan dilakukan di Afdeling II dan III, Nagori Dolok Sinumbah, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kegiatan tersebut dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry, saat dihubungi wartawan pada Rabu malam, sekitar pukul 19.20 WIB. Ia menyebutkan, peninjauan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bentuk perhatian Polri terhadap sektor pertanian. Kami ingin memastikan proses panen nantinya berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKP Verry.

Dalam peninjauan lapangan itu, Kompol Asmon Bufitra didampingi dua personel Polsek Tanah Jawa, yakni Aiptu Rinaldi dan Pengatur Suhendra. Mereka menyusuri hamparan tanaman jagung yang telah menguning dan siap dipanen di atas lahan seluas kurang lebih 50 hektare.

“Kami mengecek langsung kondisi tanaman jagung yang sebentar lagi akan dipanen. Alhamdulillah kondisinya sangat baik, tinggal menunggu waktu panen,” kata Kompol Asmon Bufitra di sela-sela kegiatan sambil berdialog dengan Pangulu dan Ketua Kelompok Tani setempat.

Menurutnya, panen jagung di lahan PTPN IV Kebun Dosin akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan pada 5–7 Februari 2026, sementara gelombang kedua akan berlangsung pada 9–12 Februari 2026. Ia menegaskan, koordinasi dengan pihak PTPN dan kelompok tani terus dilakukan agar pelaksanaan panen berjalan terorganisir.

Kehadiran jajaran Polsek Tanah Jawa mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pangulu setempat mengaku merasa lebih aman dengan adanya perhatian dan pengawalan dari pihak kepolisian, khususnya menjelang masa panen.

“Biasanya saat musim panen rawan pencurian. Dengan adanya pendampingan dari pihak kepolisian, kami merasa lebih tenang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani yang berharap pengawalan juga dilakukan hingga proses distribusi hasil panen. Menurutnya, hal tersebut penting agar petani tidak mengalami kerugian.

AKP Verry menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan ekonomi rakyat.

“Sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Simalungun. Karena itu, Polri memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hasil kerja keras petani terlindungi,” tegasnya.

Ia memastikan, pihak kepolisian akan menambah personel pengamanan saat panen raya berlangsung. “Kami akan mengerahkan personel yang cukup untuk mengawal proses panen di lahan seluas 50 hektare ini. Keamanan petani menjadi prioritas kami,” pungkas AKP Verry.

Cuaca cerah saat pengecekan turut menambah optimisme para petani. Mereka berharap panen raya Februari mendatang dapat berjalan sukses dan memberikan hasil maksimal bagi kesejahteraan petani jagung di Kabupaten Simalungun.(Ril/Jait)