Berita Daerah

Semua Stakeholder Dukung Operasi Lilin Toba 2025 Polres Simalungun

58
×

Semua Stakeholder Dukung Operasi Lilin Toba 2025 Polres Simalungun

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025 di Kabupaten Simalungun berjalan maksimal. Seluruh stakeholder, mulai dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, hingga pengelola jalan tol, menyatakan kesiapan penuh dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 guna menjamin kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat.

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, SH, SIK, MM, saat dikonfirmasi Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 19.50 WIB, menyampaikan bahwa dukungan konkret dari berbagai pihak menjadi kekuatan utama keberhasilan operasi.

“Seluruh stakeholder siap mendukung Operasi Lilin Toba 2025 Polres Simalungun. BPBD mendirikan empat posko siaga darurat bencana, sementara Dinas PU menyiagakan lima unit alat berat di jalur rawan longsor Siantar–Parapat, terdiri dari dua truk tronton dan tiga excavator lengkap dengan operator,” jelas Kapolres.

Selain itu, kemudahan bagi pemudik juga diberikan melalui layanan gratis akses jalan tol Simpang Panei mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. “Waktu layanan dapat disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan demi kelancaran arus mudik,” ujar AKBP Marganda.

Pada hari yang sama, Kapolres bersama jajaran melakukan pengecekan langsung ke Pos Pam VI Saribu Dolok dan Pos Terpadu Pelabuhan Tigaras. Secara keseluruhan, Polres Simalungun mendirikan 10 pos, terdiri dari 6 Pos Pengamanan, 3 Pos Pelayanan, dan 1 Pos Terpadu yang berlokasi di Pelabuhan Tigaras.

Dalam Operasi Lilin Toba 2025 yang berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Polres Simalungun mengerahkan 327 personel, dengan 210 personel ditempatkan di seluruh pos untuk melayani masyarakat serta memastikan keamanan kegiatan ibadah dan mobilitas warga.

Kapolres juga menjelaskan rencana rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Parapat Danau Toba apabila terjadi lonjakan kendaraan. Rekayasa akan diterapkan secara situasional dengan sistem satu arah (one way) dan bersifat fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Apabila volume kendaraan masih memungkinkan dua arah, maka rekayasa tidak diberlakukan. Prinsipnya situasional dan demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan di ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei, Polres Simalungun juga mendirikan Pos Pelayanan di tiga pintu Tol Panei Tonga. Masyarakat diimbau memanfaatkan pos tersebut untuk beristirahat apabila lelah atau mengantuk.

Kapolres turut mengimbau pemudik agar memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. “Kami siap menerima informasi dan membantu masyarakat dalam kondisi apa pun agar perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Pengecekan pos turut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Simalungun, para Kapolsek, serta unsur TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP.

“Dengan dukungan solid seluruh stakeholder, kami optimistis Operasi Lilin Toba 2025 akan berjalan sukses. Mari bersama wujudkan Natal dan Tahun Baru yang aman, damai, dan penuh sukacita,” pungkas AKBP Marganda Aritonang.(Ril)