PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Kampanye Gerakan Sekolah Sehat Tahun 2025 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Lantai 4 Suzuya Merdeka Mall, Jalan Merdeka Pematangsiantar, Selasa (16/12/2025) pagi.

Pada kegiatan tersebut, Wesly bersama Ny Liswati menyerahkan secara simbolis bantuan dana pendidikan kepada siswa-siswi jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP.
Dalam bimbingan dan arahannya, Wesly menyampaikan bahwa kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama untuk membangun masa depan Kota Pematangsiantar yang lebih baik, dimulai dari generasi penerus.
Menurut Wesly, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan, sementara kesehatan adalah modal utamanya.
“Anak yang cerdas adalah anak yang sehat. Anak yang berprestasi adalah anak yang memiliki tubuh dan pikiran yang kuat. Oleh karena itu, program Sekolah Sehat yang kita canangkan ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi emas Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Wesly menegaskan Kampanye Gerakan Sekolah Sehat bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan untuk bertindak nyata.
“Kita fokus pada tiga hal utama, yakni sehat bergizi, sehat fisik, dan sehat imunisasi,” tegasnya.
Kepada para siswa, Wesly mengajak agar menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Ingatkan teman dan orang tua. Ciptakan kebiasaan baik. Jadikan sekolah sebagai tempat yang bersih, rindang, dan nyaman. Mulailah dari hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan kelas dan toilet,” imbaunya.
Sementara itu, kepada para guru dan orang tua, Wesly mengajak untuk menjadi teladan serta mendukung penuh program Sekolah Sehat.
“Mari kita ciptakan ekosistem sekolah yang sehat, mulai dari ruang kelas hingga lingkungan sekitar sekolah,” katanya.
Lebih lanjut, Wesly menyampaikan Pemerintah Kota Pematangsiantar berkomitmen kuat memastikan akses pendidikan yang seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat. Program bantuan biaya pendidikan merupakan wujud nyata kepedulian Pemko Pematangsiantar terhadap peserta didik, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Gunakanlah bantuan ini secara bijak untuk keperluan sekolah. Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk belajar lebih giat, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-cita setinggi langit,” pesannya kepada para penerima bantuan.
Wesly juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), pihak sekolah, hingga PT Bank Sumut Cabang Pematangsiantar.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi jembatan emas menuju masa depan yang lebih cerah,” harapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Drs Risbon Sinaga MM dalam laporan panitia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membantu biaya pendidikan peserta didik jenjang PAUD hingga SMP negeri, mengurangi angka putus sekolah, mewujudkan visi Kota Pematangsiantar khususnya di bidang kecerdasan, serta mengimbau sekolah menjaga ekosistem sekolah yang sehat.
Terkait bantuan dana pendidikan, Risbon menyebutkan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemko Pematangsiantar kepada siswa kurang mampu. Proses verifikasi data penerima dilakukan oleh Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Dinsos P3A, sementara penyaluran bantuan menggandeng Bank Sumut Cabang Pematangsiantar.
Penyerahan bantuan dana pendidikan kepada sekitar dua ribu peserta didik dilakukan secara simbolis oleh Wesly dan Ny Liswati, didampingi perwakilan Bank Sumut.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan piala dan sertifikat kepada para pemenang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Makanan Sehat, serta Lomba Sekolah Sehat jenjang SD dan SMP.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar yang juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, perwakilan Polres Pematangsiantar, para camat, kepala sekolah, serta undangan lainnya.(Ril)





