Berita Daerah

Pemkab Simalungun Sosialisasikan BOP Cut Off Dapodik

123
×

Pemkab Simalungun Sosialisasikan BOP Cut Off Dapodik

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Pendidikan menggelar sosialisasi pelaporan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOSP) Cut Off Dapodik di Aula Tjohan Garingging, Simalungun City Hotel, Pamatang Raya, Sumatra Utara, Senin (1/12/2025).

Kegiatan teknis tersebut dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua Darma Wanita Persatuan, Ny. Yulince Mixnon Andreas Siamamora.

Acara ini diikuti seluruh satuan PAUD dan TK yang menerima dana operasional tahun 2025 serta lembaga yang akan menerima bantuan perdana pada 2026 sesuai izin yang telah diberikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun melalui Kabid PAUD, Arismen Damanik, dalam laporannya mengatakan bahwa sosialisasi pengelolaan dan pelaporan dana BOP sangat penting karena seluruh proses kini dilakukan secara daring melalui aplikasi.

Ia menjelaskan bahwa setiap sekolah, baik negeri maupun swasta, menerima bantuan berdasarkan jumlah peserta didik. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan memahami tata cara perencanaan, penggunaan, dan pelaporan dana agar tidak terjadi kesalahan administrasi maupun teknis.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Bank Sumut, Inspektorat Kabupaten Simalungun, serta operator Dapodik Dinas Pendidikan.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menyampaikan bahwa penyaluran dana BOSP sebagai alokasi khusus non-fisik merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Di Kabupaten Simalungun terdapat 415 lembaga PAUD yang menerima dana ini. Karena itu, ia mengimbau para pengelola lembaga agar cermat, teliti, dan mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 63 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Dana BOSP.

“Apabila mengalami kendala, para pengelola dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan atau Inspektorat Kabupaten Simalungun,” ujarnya.

Bunda PAUD juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara guru dan orang tua, sebab keberhasilan pendidikan anak usia dini menjadi indikator penting masa depan generasi bangsa. Ia menambahkan bahwa kesehatan anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung proses pendidikan.

Di akhir kegiatan, Bunda PAUD menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sosialisasi ini demi penguatan layanan PAUD di Kabupaten Simalungun. Ia berharap kegiatan ini memberikan motivasi dan semangat baru bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, sehingga lahir generasi penerus yang berkualitas.(Ril)