Berita Daerah

Wali Kota Instruksikan Posko Siaga Bencana Aktif di Seluruh Kecamatan Pematangsiantar

65
×

Wali Kota Instruksikan Posko Siaga Bencana Aktif di Seluruh Kecamatan Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Ruang Data Pemko Pematangsiantar, Kamis (27/11/2025). Dalam rapat tersebut, ia menegaskan pentingnya mengaktifkan Posko Siaga Bencana di kantor kecamatan maupun titik-titik strategis sebagai langkah antisipasi meningkatnya potensi bencana, terutama banjir dan tanah longsor yang saat ini melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut).

Wali kota meminta para camat agar langsung berkoordinasi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan, serta seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya pelaporan cepat terkait kondisi lapangan, pendataan korban maupun kerusakan, serta kebutuhan mendesak apabila bencana terjadi. Masyarakat juga diimbau ikut serta membersihkan saluran drainase lingkungan.

Kepada BPBD Kota Pematangsiantar, Wesly menginstruksikan agar memantau curah hujan, tinggi muka air, serta potensi pergerakan tanah, sekaligus mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat. BPBD juga diminta menjadi leading sector dalam penanganan bencana, mengaktifkan pos komando, dan menggencarkan sosialisasi mitigasi, jalur evakuasi, serta kesiapsiagaan keluarga.

Kepada Dinas PUTR dan Dinas PKP, wali kota menekankan pentingnya pemantauan kondisi sungai, tanggul, jembatan, drainase, serta lereng rawan longsor. Sementara Dinas Sosial P3A, Dinas Kesehatan, DLH, Dishub, dan Satpol PP diminta tetap siaga dan berkoordinasi sesuai tugas masing-masing di bawah kendali Sekda.

Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga SH, menegaskan bahwa dinamika cuaca saat ini sangat tidak menentu. Ia mengingatkan seluruh peserta rapat tetap responsif terhadap kondisi darurat.

“Sebagaimana arahan Pak Wali Kota, kita harus tetap waspada. Jangan mematikan telepon agar dapat merespons cepat bila terjadi keadaan mendadak,” ujarnya. Ia juga mendukung penuh pembentukan posko siaga bencana di kecamatan sebagaimana instruksi wali kota.

Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan, mengungkapkan bahwa beberapa daerah di Sumut seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Langkat, dan Deli Serdang sudah terdampak banjir. Walau Kota Pematangsiantar historisnya jarang mengalami banjir, antisipasi tetap harus diperkuat, termasuk penentuan titik evakuasi yang jelas.

Sebelumnya, Sekda Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, menyampaikan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut Surat Menko PMK terkait deteksi dini dan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana di sejumlah daerah di Sumut.

“Sejak pagi hingga sore hari ini hujan belum juga reda, dan itu dapat berpotensi menimbulkan bencana,” ujarnya.

Rakor berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, serta penyampaian usulan dan saran dari berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kapolres Pematangsiantar, Kejari, staf ahli, pimpinan OPD, camat, dan lurah se-Kota Pematangsiantar.(Ril)