Nasional

Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Surakarta

172
×

Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Surakarta

Sebarkan artikel ini

SURAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Wakil Ketua Kantor Kepresidenan Persatuan Emirat Arab (PEA) Bidang Pembangunan dan Syuhada, Paduka Yang Mulia Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, meresmikan Rumah Sakit (RS) Kardiologi Emirates–Indonesia di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu, 19 November 2025.

Sebelum peresmian, Presiden Prabowo dan Sheikh Theyab meninjau sejumlah fasilitas di lantai dua, antara lain Ruang Operasi, Ruang Rawat Inap Presidential Suite & VIP, Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab), serta Intensive Care Unit (ICU).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit tersebut menjadi simbol persahabatan, solidaritas kemanusiaan, serta penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan PEA, khususnya di bidang kesehatan.

“Saya menyambut dengan sangat bangga dan bahagia kehadiran Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia. Rumah sakit ini adalah simbol persahabatan dua bangsa, Indonesia dan Uni Emirat Arab,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi bukti nyata kolaborasi kedua negara dalam memperkuat layanan kesehatan.

“Rumah sakit ini dibangun dua tahun yang lalu, terdiri dari 100 kamar dan 3 kamar operasi, dengan biaya sekitar Rp400 miliar—Rp250 miliar untuk bangunan dan Rp150 miliar untuk alat medis. Diharapkan menjadi pusat layanan jantung di Jawa Tengah, dan seluruh pembangunannya merupakan hibah dari Pemerintah UEA,” jelas Menkes Budi.

RS Kardiologi Emirates–Indonesia menghadirkan layanan jantung terpadu, mulai dari pencegahan, diagnosis, tindakan medis, hingga rehabilitasi. Rumah sakit ini berdiri di atas lahan seluas 17.962 m² dengan luas bangunan sekitar 10.668 m². Setiap lantai dirancang untuk mendukung alur pelayanan kardiologi yang terintegrasi dan efisien.

Fasilitas yang tersedia meliputi poliklinik, instalasi gawat darurat, ruang rawat inap reguler dan intensif, ruang operasi, Cath Lab, rehabilitasi jantung, laboratorium, radiologi, farmasi, serta layanan penunjang lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyaksikan penandatanganan Letter of Intent antara Kementerian Agama RI dan Khalifah Foundation. Langkah ini menandai dimulainya kerja sama baru dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta program-program keagamaan yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Dengan beroperasinya RS Kardiologi Emirates–Indonesia, pemerintah berharap kapasitas penanganan penyakit jantung di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya meningkat secara signifikan. Rumah sakit ini diharapkan menjadi rujukan utama layanan kardiovaskular modern sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialis yang berkualitas.

(BPMI Setpres)