Nasional

Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran

131
×

Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran

Sebarkan artikel ini

BEKASI – Presiden Prabowo Subianto disambut meriah saat melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Senin, 17 November 2025. Drumben sekolah, tepuk tangan riuh, dan lambaian bendera Merah Putih kecil dari para siswa mengiringi langkah Kepala Negara yang datang sekaligus meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di 38 provinsi.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Kepala SMPN 4 Sungkawati. Kehadiran Presiden langsung menghidupkan suasana. Para siswa berusaha mendekat untuk menyalami dan menyapa sang Kepala Negara yang membalas dengan ramah dan hangat.

Presiden kemudian meninjau proses pembelajaran di beberapa kelas yang telah menerapkan Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP). Di ruang kelas pertama, Kepala Negara memperhatikan dengan saksama bagaimana siswa memanfaatkan fitur laboratorium maya untuk menjelaskan materi pelajaran. Presiden berulang kali terlihat tersenyum, bahkan memberi tepuk salut kepada para pelajar yang tampil percaya diri.

Guru SMPN 4 Kota Bekasi, Indarwati Komariah, menjelaskan bahwa kehadiran IFP membawa perubahan besar dalam cara belajar siswa. Menurutnya, digitalisasi membuat aktivitas belajar lebih cepat, lebih ringkas, dan lebih menarik. “Dulu untuk praktik, kami harus menyiapkan banyak peralatan. Sekarang dengan laboratorium maya di IFP, semua bisa langsung dilakukan tanpa memakan waktu. Sangat membantu kami,” ujarnya.

Para siswa ikut merasakan manfaat teknologi itu. Aleeca Nur Salma Yasmin dari kelas 9G mengaku lebih antusias belajar karena IFP menghadirkan pengalaman interaktif, lengkap dengan fitur permainan edukatif. Sementara Noza dari kelas 9A menyampaikan manfaat pribadi: layar besar dan cerah membuatnya bisa membaca materi dengan jelas meski memiliki keterbatasan penglihatan. Mereka pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas hadirnya fasilitas digital tersebut.

Usai meninjau kelas, Presiden Prabowo secara resmi meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Acara ini diikuti secara daring oleh 1.337 sekolah dari 38 provinsi. Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pemerataan akses pendidikan digital di seluruh Indonesia.

“Sudah 75 persen sekolah di Indonesia menerima panel interaktif. Kita harapkan panel ini membantu siswa belajar lebih baik, lebih cepat, dan punya akses luas ke ilmu pengetahuan,” ujar Presiden.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud janji Presiden Prabowo saat Hari Guru Nasional 2024 dan tindak lanjut Inpres No. 7 Tahun 2025 serta Perpres No. 79 Tahun 2025. Ia menyebut, digitalisasi terbukti meningkatkan semangat dan capaian belajar siswa di sekolah-sekolah yang telah menerima perangkat.

Hingga pertengahan November 2025, pemerintah telah mendistribusikan 172.550 perangkat IFP, sementara 43.022 lainnya sedang dalam pengiriman. Seluruh perangkat ditargetkan tiba di sekolah sebelum Desember 2025.

Peluncuran program ini turut dihadiri sejumlah menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, pimpinan Komisi X DPR RI, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

(BPMI Setpres)