Nasional

Usai Gelar Rapat Khusus di Halim, Presiden Prabowo Bertolak ke Australia untuk Kunjungan Kenegaraan”

169
×

Usai Gelar Rapat Khusus di Halim, Presiden Prabowo Bertolak ke Australia untuk Kunjungan Kenegaraan”

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar rapat khusus di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa (11/11/2025), sebelum bertolak menuju Sydney, Australia, untuk melakukan kunjungan kenegaraan selama satu hari.

Menurut keterangan tertulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Presiden menunda jadwal penerbangannya selama dua jam guna memimpin langsung rapat tersebut.

“Presiden Prabowo Subianto menunda jadwal penerbangan selama dua jam untuk memimpin rapat khusus di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa, 11 November 2025,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.

Rapat tertutup tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Kepala BPKP, Kepala PPATK, serta Sekretaris Kabinet RI.

Seskab Teddy menyampaikan bahwa dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. Kepala Negara menegaskan agar setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat digunakan secara tepat sasaran, efisien, dan sesuai dengan waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan.

“Setiap rupiah uang rakyat yang dialokasikan harus tepat sasaran dan digunakan sesuai periode waktu yang ditetapkan, termasuk dana di daerah yang juga merupakan uang rakyat,” tegas Presiden Prabowo sebagaimana disampaikan Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Presiden juga memberikan instruksi langsung kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk segera melakukan koordinasi lintas kementerian guna memastikan penyerapan anggaran berjalan optimal menjelang akhir tahun 2025.

“Presiden menugaskan Menteri Sekretaris Negara untuk segera mengoordinasikan serta memeriksa penyerapan anggaran dan penggunaan transfer ke daerah yang dikelola para kepala daerah menjelang akhir tahun ini,” jelas Seskab Teddy.

Bertolak ke Australia untuk Perkuat Hubungan Strategis

Usai memimpin rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo beserta rombongan bertolak menuju Bandar Udara Sydney Kingsford Smith sekitar pukul 11.55 WIB menggunakan pesawat kepresidenan.

Seskab Teddy menjelaskan bahwa kunjungan kenegaraan selama satu hari itu akan diisi dengan sejumlah agenda penting yang menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan strategis dengan Australia.

“Dalam kunjungan satu hari tersebut, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Perdana Menteri Anthony Albanese, serta menghadiri upacara kenegaraan yang dipimpin oleh Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn,” ujar Seskab Teddy.

Kunjungan kenegaraan ini menjadi bagian dari agenda diplomatik Presiden Prabowo untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama di bidang pertahanan, perdagangan, pendidikan, dan ketahanan pangan, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai mitra utama Australia di kawasan Indo-Pasifik.

(BPMI Setpres)