Berita Daerah

Wali Kota Pematangsiantar Serahkan KUR untuk UMKM di Puncak BIK 2025

235
×

Wali Kota Pematangsiantar Serahkan KUR untuk UMKM di Puncak BIK 2025

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi dan pimpinan perbankan, menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada pelaku UMKM. Penyerahan ini berlangsung dalam acara Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Selasa (4/11/2025).

KUR yang diberikan berasal dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Sumut, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Acara mengusung tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Dalam sambutannya, Wesly menekankan pentingnya akses keuangan sebagai hak dasar masyarakat dan sarana meningkatkan kesejahteraan. Ia menambahkan, Bulan Inklusi Keuangan bertujuan memperluas pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan keuangan, termasuk perbankan, asuransi, pembiayaan, pensiun, dan investasi.

“Perayaan BIK bukan sekadar kampanye edukasi, tetapi juga sarana memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dan terlindung secara finansial,” kata Wesly. Ia juga menyoroti tantangan akses keuangan di era ekonomi digital, terutama di daerah, dan mendorong seluruh pihak untuk menghapus kesenjangan melalui program TPAKD Kota Pematangsiantar, seperti Satu Rekening Satu Pelajar, One Villa One Agent (OVOA), dan edukasi pasar modal.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Pematangsiantar, Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, menambahkan, inklusi keuangan merupakan salah satu indikator utama pembangunan dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen sesuai RPJMN 2025-2029. Realisasi program TPAKD di kota ini menunjukkan peningkatan signifikan, seperti jumlah rekening pelajar naik 6 persen, jumlah agen Laku Pandai Syariah mencapai 30 agen, dan penyaluran KUR senilai Rp380,8 miliar kepada 3.325 debitur UMKM.

Acara diikuti 112 peserta, termasuk mahasiswa, anggota TP PKK, IPEMI, BKMT, Persit KCK, Bhayangkari, Forkopimda, pimpinan perbankan, OPD, dan staf terkait. Selain penyerahan KUR, kegiatan juga mencakup penyerahan santunan kematian dan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan.(Tp)