Berita Daerah

Bupati Taput Resmikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring

80
×

Bupati Taput Resmikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring

Sebarkan artikel ini

TAPANULI UTARA — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara resmi mengoperasikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring di Desa Siantar Naipospos, Kecamatan Adian Koting, Sabtu (12/9/2026). Peresmian jembatan tersebut dilakukan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Mujianto.

Jembatan gantung tersebut dibangun dengan dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melalui kerja sama dan gotong royong masyarakat Desa Siantar Naipospos, jajaran TNI AD, serta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Kehadiran jembatan ini menjadi solusi atas terputusnya akses masyarakat akibat bencana hidrometeorologi pada 25 November 2025 yang merusak jembatan sebelumnya. Selain mempermudah aktivitas sehari-hari dan mobilitas warga, jembatan tersebut juga memberikan akses yang lebih aman bagi anak-anak menuju sekolah serta kembali membuka konektivitas darat antara wilayah Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah.

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, TNI AD, dan masyarakat yang telah bergotong royong membangun kembali akses penghubung tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, jajaran TNI AD, serta seluruh warga Desa Siantar Naipospos. Sinergi dan semangat gotong royong ini merupakan bukti nyata kebersamaan dalam membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang aman dan memadai,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Taput untuk terus meningkatkan pelayanan dasar dan infrastruktur di kawasan tersebut. Pemkab Taput merencanakan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Lobu Haminjon, Desa Siantar Naipospos, dengan syarat masyarakat menyediakan lahan yang layak.

Selain itu, Pemkab Taput telah mengalokasikan anggaran Rp2,5 miliar melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk perbaikan jalan dan jembatan di empat titik pada ruas Simpang Lapogambiri–Pancur Batu–Siantar Naipospos–Lobu Haminjon.

Untuk jangka panjang, pembenahan infrastruktur di kawasan tersebut diusulkan berlanjut hingga 2028 dengan total estimasi anggaran mencapai Rp50 miliar berdasarkan data R3P.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Mujianto, mengatakan pembangunan jembatan tersebut dilandasi kepedulian kemanusiaan setelah pihaknya melihat perjuangan anak-anak sekolah yang harus berenang menyeberangi sungai akibat rusaknya jembatan gantung darurat.

Menurutnya, meski proses pengangkutan material menuju lokasi menghadapi kendala karena akses yang sulit, pembangunan dapat diselesaikan berkat kerja sama yayasan, masyarakat, TNI AD, dan Pemkab Taput.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan cendera mata berupa kain ulos kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah dan masyarakat Tapanuli Utara.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si., para pimpinan OPD, Camat Adian Koting, serta tokoh masyarakat setempat.(Torop Pers)