Berita Daerah

Bupati Taput Dorong Penguatan Karakter dan Literasi di SMPN 1 Tarutung

91
×

Bupati Taput Dorong Penguatan Karakter dan Literasi di SMPN 1 Tarutung

Sebarkan artikel ini

TAPUT – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berkarakter dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di SMP Negeri 1 Tarutung, Rabu (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Joinher Wellington Ambarita serta Kepala SMP Negeri 1 Tarutung Elfransco Sinaga. Selain memastikan kesiapan sekolah menyambut tahun ajaran baru, Bupati juga menyampaikan arah kebijakan pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan karakter dan literasi.

Bupati menaruh perhatian pada penataan lingkungan sekolah agar lebih nyaman dan mendukung proses belajar mengajar. Ia menginstruksikan pihak sekolah untuk menghapus aset-aset yang sudah tidak layak digunakan sesuai ketentuan, kemudian memanfaatkan area tersebut menjadi ruang terbuka hijau.

“Lingkungan yang asri, rapi, dan hijau akan memberikan kenyamanan sekaligus mendukung psikologis belajar peserta didik. Aset yang sudah rusak sebaiknya segera dihapuskan sesuai regulasi, lalu dimanfaatkan menjadi taman yang indah,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya implementasi program unggulan daerah SAITAPAIAS sebagai penguatan pendidikan karakter. Ia berdialog langsung dengan para siswa untuk mengetahui pemahaman mereka terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam program tersebut.

Selain pembentukan karakter, Bupati mengingatkan pentingnya mengoptimalkan program TAPAMAJUMA yang berfokus pada penguatan kemampuan dasar siswa, meliputi literasi membaca, berhitung, serta kemampuan berbicara dan bercerita.

“Kita ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik. Biasakan mereka membaca dan bercerita, baik kisah fiksi maupun pengalaman nyata yang mengandung pesan moral,” tegasnya.

Menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Bupati memberikan motivasi kepada para guru agar tetap mengedepankan pembentukan karakter peserta didik.

Menurutnya, teknologi dapat membantu proses pembelajaran, tetapi tidak akan mampu menggantikan peran guru dalam menanamkan nilai-nilai moral, karakter, dan kepedulian.

“Anak-anak mungkin akan lebih cepat menguasai teknologi. Namun, ada satu hal yang tidak akan pernah dimiliki AI, yaitu hati, karakter, dan nilai moral. Karena itu, peran guru dalam membentuk karakter peserta didik tetap menjadi yang utama,” ungkapnya.

Menutup kunjungannya, Bupati memberikan motivasi kepada para siswa baru agar memiliki cita-cita tinggi dan terus berjuang meraihnya melalui kerja keras, disiplin, dan semangat belajar.

“Gantungkan mimpi setinggi langit. Jangan takut bermimpi menjadi pribadi yang sukses. Namun, mimpi besar harus diiringi usaha yang sungguh-sungguh, belajar dengan tekun, dan disiplin,” pesan Bupati, yang disambut tepuk tangan meriah dari para siswa.(Torop Pers)